Menteri Susi Dorong Produksi Pakan Murah
INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengapresiasi rencana industri pakan ternak memproduksi pakan ikan tawar berharga murah. Memanfaatkan bahan baku lokal.
Kata Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, inisiatif PT Japfa dan industri pakan ikan lainnnya untuk memproduksi pakan ikan murah, khususnya untuk ikan air tawar, layak diapresiasi.
"Ini sesuai dengan kesepakatan antara kami dengan produsen pakan. Selanjutnya, KKP akan mendukung dan membantu dalam hal analisa pakan, agar sesuai dengan SNI," papar Menteri Susi di Jakarta, Jumat (9/10/2015).
Selain itu, kata pemilik maskapai Susi Air ini, KKP berkomitmen untuk memberikan nomor pendaftaran pakan murah secara gratis. "KKP mendukung produksi pakan murah melalui Gerakan Pakan Ikan Mandiri (GERPARI), yang memanfaatkan bahan baku lokal," papar perempuan asal Pangandaran ini.
Ya, Susi benar. Langkah industri pakan memproduksi pakan ikan berharga murah, layak diapresiasi. Karena, produksi pakan ternak ataupun ikan, selama ini, masih tergantung kepada bahan baku impor. Artinya, bahan baku impor itu harus dibeli dengan dolar AS yang masih tinggi.
Saat ini, perkembangan nilai tukar seharusnya berdampak kepada kenaikan harga pakan. Rata-rata harga pakan ikan air tawar sebesar Rp 9.500-Rp 10.000 per kg. Dengan masih mahalnya harga pakan ikan, pembudiya ikan belum bisa sejahtera. Karena pendapatannya tersedot 70% untuk membeli pakan.[ipe]
Read More : Menteri Susi Dorong Produksi Pakan Murah.
0 komentar:
Posting Komentar